pilihan +INDEKS
Lapas Kelas II A Bengkalis Komitmen Bekali Warga Binaan dengan Program Kemandirian
BENGKALIS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis berkomitmen membekali warga binaan dengan program kemandirian. Setelah sukses melaksanakan program ketahanan pangan, kali ini Lapas Kelas IIA Bengkalis menggelar Pelatihan di bidang perikanan, Budidaya Ikan Lele dalam Ember.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis Muhammad Lukman menjelaskan, kegiatan Pelatihan Budidaya Ikan Lele dalam Ember diperuntukkan bagi warga binaan sebanyak 40 orang, mereka mendapat pengetahuan budidaya ikan lele langsung dari ahlinya.
Lukman mengungkapkan, program ini merupakan program Lapas dalam hal kemandirian untuk mempersiapkan warga binaan kembali ke masyarakat. Kegiatan ini juga selaras dengan program akselerasi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yaitu memberdayakan sumber daya warga binaan dalam hal ketahanan pangan di dalam Lapas.
"Tujuannya untuk memberikan bekal kepada teman-teman warga binaan supaya kembalinya nanti di tengah-tengah masyarakat mereka dapat mempraktekkan, bisa lebih mandiri dibandingkan dengan sebelum mereka masuk ke dalam Lapas," ungkap Lukman didampingi Kasi Giatja, David Susilo, Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja Muh Nur Laela dan Kasubsi Sarana Kerja Yovirwan Novirion.
Sebelum budidaya ikan lele dalam ember, Lapas Kelas IIA Bengkalis sudah melaksanakan kegiatan kemandirian dengan memanfaatkan lahan untuk program perikanan, pertanian dan perkebunan, bahkan hasilnya sudah dirasakan oleh keluarga warga binaan.
"Kami punya program setiap 3 bulan sekali hasil perikanan, peternakan atau perkebunan, kami bagikan kepada keluarga warga binaan. Alhamdulillah Jumat kemarin melalui program ketahanan pangan kita panen kangkung, terong dan bayam kita kemas sedemikian rupa kita berikan kupon kepada keluarga warga binaan sekitar 150 kupon, terdapat juga sumbangsih dari keluarga besar Lapas dan karyawan, kita tambahkan ada gula dan minyak kita bagikan kepada keluarga warga binaan yang disambut antusiasnya luar biasa," ungkapnya.
Lukman beserta jajaran bertekad untuk melanjutkan program kemandirian dan hasilnya dibagikan kepada keluarga warga binaan.
"Kami berniat dengan program seperti ini, hari ini kita budidaya ikan lele syukur-syukur panen 2 bulan ke depan, kalau sudah panen kita bagikan kepada keluarga binaan warga binaan dan juga kita kembangkan kepada masyarakat sekitar yang ada di lingkungan Lapas," pungkasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
204 Peserta Lintas Provinsi Ikuti Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa
TELUK KUANTAN — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto sec.
Pemprov Riau Dorong Investasi Berkontribusi pada Pengembangan UMKM Disabilitas
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong pelaku usaha besar, baik Penanaman.
DPKH Riau dan Bulog Evaluasi Penyaluran Jagung SPHP, Perkuat Koordinasi dengan Peternak
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) te.
Jaksa, Polisi dan TNI di Riau Bersatu dalam Penegakan Hukum yang Berintegritas
PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan kunjungan silat.
Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Polisi Aktif Rawat Kebun Jagung Binaan
Pekanbaru – Komitmen Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru dalam mendukung program ke.
Buka KRB 2026, Asisten II Riau Minta BI Terus Kawal Pembangunan Ekonomi
Pekanbaru - Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, H.




.jpg)


.jpg)